Real Madrid Tenang Hadapi Godaan Erling Haaland di Tengah Perebutan Gelar

Jakarta – Isu Transfer Erling Haaland ke Real Madrid kembali menghangat, tapi sikap Los Blancos kali ini terbilang santai.

Penyerang Manchester City itu memang lama dianggap cocok dengan citra Galactico di Santiago Bernabeu apalagi produktivitas golnya nyaris tak terbendung.

Namun, Madrid memilih menahan diri, Fokus mereka saat ini adalah menjaga keseimbangan tim di tengah persaingan gelar domestik dari Eropa.

Baca Juga: Proliga 2026 Diikuti 12 Tim, PBVSI Susun Regulasi Baru untuk Gaet Tambahan Peserta di 2027

Kehadiran Kylian Mbappe yang langsung nyetek di Spanyol membuat manajemen marasa kebutuhan lini depan sudah terpenuh.

Dengan performa stabil dan target juara yang jelas, Madrid menilai langkah agresif mengejar Haaland belum mendesak, meski namanya tetap ada dalam radar jangka panjang klub.

Haaland Jadi Mesin Gol Manchester City

Sejak bergabung dengan Manchester City pada 2022, Erling Haaland menjelma menjadi mesin go yang nyaris mustahil dihentikan. Ia mencatatkan sejarah sebagai pemain tercepat yang mencapai 100 gol Liga Premier Inggris. hanya dalam 11 laga.

Total 149 gol dari 169 penampilan untuk the Cityzen menegaskan statusnya sebagai striker elite dunia. Musim 2025/2026 pun tak berbeda, Haaland sudah mengoleksi 38 gol bersama klub dan timnas Norwegia.

Angka-angka ini wajar membuat klub-klub besar eropa terus mengkritiknya. Namun, Man City mengikat Haaland dengan kontrak jangka panjang hingga 2034, sinyal kuat bahwa mereka tak berniat melepas aset utama di tengah perburuan gelar.

Real Madrid Pilih Mbappe Ketimbang Tambah Galactico

Real Madird menegaskan prioritas mereka lewat pernyataan pakar transfer klub, Ekrem Konur.”Real Madrid tidak mempertimbangkan transfer Erling Haaland saat ini. Klub yakin Mbappe sudah mencukupi kebutuhan lini serang mereka.

Mbappe memang langsung memberi dampak besar sejak datang gratis pada tahun 2024. Dengan 29 gol dari 24 laga musim ini dan total 73 gol dari 83 pertandingan, pemain Prancis itu sukses berdaptasi sebagai penyerang tengah.

Kontrak Mbappe hingga 2029 memberi Madrid rasa aman. Dalam konteks perebutan juara, stabilita dianggap lebih penting daripada menumpuk bintang yang justru bisa menganggu keseimbangan ini.

Masa Depan Haaland di Tengah Kontrak Panjangnjya

Spekulasi soal masa depan Haaland tak akan pernah benar-benar hilang, Marlon Harewood menilai Haaland punya semua yang dibutuhkan City.

“Saya tidak melihat alasan mengaoa dia tidak akan tetap tinggal,” ucap Hareewod, dilansir Goal.com.

The cityzens memberi Haaland panggung besar untuk trofi dan rekor, sementra sang pemain juga tetap menyatakan kebahagiaannya di Etihad.

Real Madrid mungkin saja kembali mengetuk pintu di masa depan, tetapi untuk saat ini, fokus Haaland dan Man City tetap satu, yaitu menjaga dominasi dan terus melaju di jalur juara.

Sebelumnya pemain berusia 41 tahun itu telah mengakhiri kontraknya dengan mancity enam bulan lebih awal. Hal tersebut membuka peluang bagi sang pemain untuk mencari klub baru, karena ia memilih kembali dipanggil Timnas Norwegia untuk Piala Dunia 2026 mendatang.

Pasca menghabiskan tiga tahun di Fluminese, Silva diboyong AC Milan pada 2009 dan diduetkan dengan Alessandro Nesta. pada 2012, ia kembali hijrah dengan Paris Saint Germaint yang menjadi tujuannya. di klub tersebut ia makin mengukuhkan namanya sebagai salah bek terbaik di dunia pada era 2010-an.